Home PRODUK & JASA Tiang Penyangga
Saturday October 25, 2014
TIANG PENYANGGA
PENANGKAL PETIR FLASH VECTRON

Tiang/penyangga ini merupakan pipa penegak yang fungsinya untuk menaikkan posisi head terminal penangkal petir elektrostatis agar mendapatkan level yang tinggi, sedangkan level ketinggian penangkal petir sangat berarti untuk mendapatkan radius perlindungan tertentu, ada banyak macam jenis kontruksi untuk tiang penyangga penangkal petir ini diantaranya :

 

 

Instalasi penangkal petir di atas bangunan seperti ini dipasang pada lantai bangunan tertinggi atau pada dak bangunan tersebut, konstruksi tiang harus memakai plat logam atau sejenisnya yang berfungsi sebagai dudukan atau pondasinya tiang penyangga, plat tersebut biasanya menggunakan ukuran 40 cm x 40 cm, kemudian setiap sudutnya di lubangi untuk baut pondasi. Jika tiang penyangga dipasang pada ketinggian lebih dari 25 meter atau pada bangunan yang tingginya melebihi 5 lantai harus menggunakan kawat sling sebagai material bantu yang berfungsi untuk menjaga kekuatan tiang penyangga tersebut. Instalasi penangkal petir seperti ini biasanya pada perkantoran atau gedung.


 

 

Instalasi penangkal petir di atas bangunan yang menggunakan atap baja ringan atau besi WF maka konstruksi tiang penyangga penangkal petir di klem pada struktur logam tersebut dan menggunakan klem khusus. Biasanya dalam pemasangan instalasi seperti ini kita harus sedikit membuat lubang pada atap bangunan untuk mendirikan tiang penyangga tetapi jangan khawatir karena setelah tiang penyangga penangkal petir berdiri pada titik yang telah di tentukan kita tutup kembali bahkan menggunakan alat atau material anti bocor. Instalassi penangkal petir seperti ini biasanya pada pabrik atau gudang.

 

 

 


Instalasi penangkal petir seperti ini biasa di sebut tiang tunggal atau Mono Pole Free Standing. konstruksi tiang penyangga penangkal petir seperti ini merupakan konstruksi paling tinggi. Tiang penyangga tersebut berdiri independent tanpa bersinggungan dengan struktur bangunan yang akan di lindungi. Biasanya Tiang tersebut di pasang dengan tinggi 20 Meter menggunakan Pipa galvanize ukuran 6", 5", 4,", 3", 2" seperti antena. kontruksi penangkal petir seperti ini biasanya pada areal terbuka atau kawasan industri.


 

Instalasi penangkal petir di atas tower threeangle sangat banyak di gunakan orang, hal ini di karenakan tower tersebut merupakan bagian tertinggi dari struktur bangunan yang akan di proteksi. Meskipun tinggi bangunan misalnya 15 meter tapi kalau di sekitar bangunan tersebut terdapat tower threeangle yang tingginya melebihi tinggi bangunan maka sebaiknya terminal petir di pasang di atas tower tersebut, karena pada prinsipnya petir selalu menyambar bagian tertinggi. Umumnya tower threeangle tersebut dibuat sebagai perangkat penunjang komunikasi sebuah perusahaan. Konstruksi penangkal petir yang dipasang tinggal menambhakan tiang penyangga beberapa meter saja sebagai dudukan terminal petir.

 


 

Instalasi penangkal petir dengan konstruksi seperti ini mirip dengan di atas tower threeangle, bedanya hanya pada struktur tower yang lebih besar, sementara cara mendirikan tiang penyangga penangkal petirnya sama.

 

 

 

 

 

 

OBSTRUCTION LAMP

 

Obstruction Lamp atau lampu indikator berasal dari Eropa dan Amerika Serikat pada awal tahun 1920-an, ketika mulai dioperasikan penerbangan pada malam hari, lampu ini harus dinyalakan untuk mencegah terjadinya kecelakaan udara. Biasanya instalasi penangkal petir yang menggunakan lampu ini jika pemasangan di atas bangunan yang tinggunya di atas 25 meter atau lebih dari 5 tingkat, sesuai dengan standar yang telah di tentukan pihak disnaker.

 

 

 

Fungsi Obstruction Lamp

Cahaya yang menandakan adanya kehadiran objek yang membahayakan dalam penerbangan. Lampu indikator harus diletakkan pada titik tertinggi untuk menghindari tabrakan dengan bagian lain saat berada pada posisi atas. Pencahayaan khusus menunjukan adanya hambatan terutama pada malam hari atau dalam situasi yang buruk. lampu indikator atau satu kelompok cahaya biasanya merah atau putih terlihat 360 derajat, dan sering terpasang pada struktur atau daerah alam untuk memperingatkan pilot akan adanya hambatan. indikator ditandai dengan penerbangan kedap-kedip beacon merah (20 sampai 40 kedipan setiap menit) dan lampu yang tetap menyala selama operasi pada malam hari dan penerbangan orange dan cat putih saat penerbangan pada hari biasa. Juga dapat ditandai dengan intensitas tinggi terhalangnya lampu putih di siang hari dengan intensitas menurun saat senja dan pada malam hari operasi.

Lampu pijar indikator yang menggantikan bola lampu konvensional menggunakan dioda memancarkan cahaya (LED) di unit iluminasi. Lampu indikator termasuk pluralitas pertama LED yang di sambungkan secara seri. Pluralitas pertama LED terpasang pada silinder logam vertikal yang menyediakan pluralitas panas wastafel LED pertama. Lensa dikonfigurasi untuk menutup pluralitas pertama LED dan silinder logam vertikal. Logam dasar disediakan pada pluralitas pertama LED, silinder logam vertikal dan lensa yang di "mount". Selanjutnya penjepit tersebut dikonfigurasi untuk menutupi lensa untuk bagian bawah logam. Sebuah pluralitas kedua LED dapat di hubungkan secara elektrik independen dari pluralitas pertama LED dan dapat terpasang pada silinder logam vertikal.

Untuk instalasi penangkal petir telah di tentukan standarisasi dalam hal pemasangan obcstruction lamp, yaitu wajib di pasang pada konstruksi bangunan yang ketinggiannya melebihi 5 lantai atau 20 meter. Hal ini juga bertujuan untuk memberikan tanda bahwa ada object yang membahayakan terutama untuk pesawat terbang.

 

Material bantu yang berkaitan dengan tiang penyangga penangkal petir Flash Vectron :

Klem Bintang

Klem bintang biasanya di pasang dengan tujuan untuk mengaitkan bentangan kawat sling sebagai penguat kedudukan atau posisi tiang penyangga. Alat ini dipasang menyesuaikan dengan ukuran pipa penyangganya, klem bintang disarankan dipasang agar estetika dan kualitas fungsi instalasi penangkal petir terjamin.

 

 

Klem U Bolt

Klem ini di pasang biasanya pada kontruksi tiang penyangga penangkal petir yang menempel pada struktur tower misalnya tower three angle atau tower BTS. Klem ini mampu mencengkram pipa sebagai tiang penyangga terminal petir Flash Vectron, sehingga kualitas instalasinya dan kontruksinya dapat terjamin dengan waktu yang cukup lama.

 

 

Klem Sling

Klem ini dipasang pada bentangan kawat sling dengan tujuan agar kawat sling yang terbentang dapat terkait dengan baik sehingga estetika dan kualitas instalasi penangkal petir yang terpasang dapat terjamin terjamin tahan lama.

 

 

 

Takel / Katrol

Alat ini dipakai ketika akan mendirikan tiang penyangga penangkal petir yang konstruksinya Molo Pole Free standing (Tiang Tunggal). Biasanya tinggi tiang penyangga 20 Meter sampai 25 Meter. Alat ini dipakai untuk menaikkan pipa, baik dengan teknik fabrikasi di bawah (las dibawah) atau fabrikasi di atas yang lebih dikenal dengan system antena (las di atas). Takel ini daya angkatnya mencapai 2 Ton sampai dengan 3 Ton.

 

 

Pondasi Cakar Ayam

Pondasi cakar ayam ini terbuat dari besi beton yang di las berbentuk segi empat, ukurannya disesuaikan dengan luang pondasi yang telah digali. Biasanya ukuran cakar ayam untuk pondasi tiang penyangga penangkal petir 150 cm x 150 cm x 50 cm. Dan bagian tengahnya sebagai dudukan pipa berukuran 2 Meter. Setelah rangkaian cakar ayam ini dimasukan ke lubang galian maka tinggal memasukan adukan yang terdiri dari pasir, koral dan semen.

 

 

Plendes / Bus Plat

Alat ini digunakan pada konstruksi tiang penyangga penangkal petir di atas dak, biasanya dak tersebut di cor menjadi lantai tertinggi suatu bangunan, sehingga harus di siapkan dudukan sebagai posisi tiang penyangga penangkal petir. Alat ini terbuat dari plat logam/besi dengan ketebalan tertentu.